Repository Universitas Lampung

STUDI KELAYAKAN TEMPAT PENGELOLAAN AKHIR (TPA)SAMPAH REGIONAL KOTA BANDAR LAMPUNG

Burhanuddin, Harmen and Hamni, Arinal (2011) STUDI KELAYAKAN TEMPAT PENGELOLAAN AKHIR (TPA)SAMPAH REGIONAL KOTA BANDAR LAMPUNG. Prosiding Seminar Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (9). I-367-I-376. ISSN 978-979-8510-22-9

[img]
Preview
PDF
Download (757Kb) | Preview

    Abstract

    Mengamati permasalahan penanganan sampah di lapangan seperti menumpuknya sampah di pinggir jalan (karena keterlambatan pengangkutan atau tidak terangkut ke TPA), rute dan jadwal pengangkutan yang tidak pasti, makin banyaknya TPA liar dan pembuangan sampah ke sungai karena tidak adanya pelayanan yang memadai, kondisi lokasi TPA yang tidak memenuhi persyaratan serta fasilitas yang minim dan operasi tpa yang open dumping sehingga cenderung mencemari lingkungan, mencerminkan masih rendahnya kinerja pelayanan sektor persampahan. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan kinerja pengelolaan TPA di Kota Bandar Lampung dan sekitarnya diperlukan Studi Kelayakan dalam rangka penyiapan TPA Regional yang diharapkan dapat mengurangi resiko pencemaran terhadap lingkungan, baik yang disebabkan oleh air lindi, gas maupun vektor penyakit. Studi kelayakan meliputi prediksi produksi sampah daerah lingkup pelayanan dan beban TPA, pemilihan likasi TPA berdasarkan standar nasional indonesia tentang cara penentuan lokasi TPA, pemilihan teknologi pemrosesan akhir sampah, serta sistem operasional dan menajemen TPA. Hasil studi memperlihatkan bahwa dalam aspek regionalitas, selain Kota Bandar Lampung, maka Kota Metro, Kabupaten Pesawaran, dan Kabupaten Lampung Selatan dapat dijadikan sebagai daerah lingkup pelayan TPA Regional yang akan berlokasi di Desa Lumbi Rejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran. Dengan total produksi sampah sekitar 22.808.992,88 m3 dalam kurun waktu 2013 – 2030 dari 4 kabupaten/kota, maka diperlukan 30 ha lahan sebagai tempat pengolahan akhir. Utnuk memperpanjang umur TPA, penggunaan teknologi Galfac Process di TPA lebih di rekomendasikan. Menajemen pengelolaan yang independen terhadap kepentingan dari setiap kabupaten/kota akan dapat memberikan daya tarik bagi investor dalam mendapatkan nilai tambah dari pengelolaan sampah yang baik, benar, dan efisien.

    Item Type: Article
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
    Depositing User: Fakultas Teknik Mesin
    Date Deposited: 10 Apr 2013 16:07
    Last Modified: 10 Apr 2013 16:07
    URI: http://repository.unila.ac.id/id/eprint/184

    Actions (login required)

    View Item