Repository Universitas Lampung

PERKUATAN STRUKTUR BETON AKIBAT ALIH FUNGSI BANGUNAN DENGAN MENGGUNAKAN BAJA STRIP

ratna, widyawati (2012) PERKUATAN STRUKTUR BETON AKIBAT ALIH FUNGSI BANGUNAN DENGAN MENGGUNAKAN BAJA STRIP. In: Seminar Nasional Peranan Infrastruktur Dalam Pengembangan Wilayah, Magister Teknik Sipil UNILA, 3 Mei 2012, Hote Novotel Bandar Lampung.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (377Kb) | Preview

    Abstract

    Alih fungsi bangunan membawa dampak secara struktural pada bangunan apabila beban yang harus dipikul lebih besar daripada beban rencana semula. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat dilakukan usaha perkuatan (strengthening) struktur. Ada beberapa cara yang dilakukan, diantaranya dengan penambahan tulangan dan penyelubungan (jacketing) beton, pemasangan CFRP (Carbon Fiber Reinforced Polymer) Composite dan pemasangan pelat baja eksternal. Untuk mengetahui dampak perkuatan struktur terhadap penambahan kapasitas momen, dilakukan penelitian mengenai perkuatan pada balok beton bertulang dengan menggunakan pelat baja strip. Penggunaan pelat baja strip dapat menjadi solusi pengganti CFRP karena harga yang lebih ekonomis dan mudah diperoleh. Benda uji pada penelitian ini berupa empat buah balok beton bertulang dengan dimensi 120 mm x 250 mm x 1500 mm. Baja tulangan  12 untuk tulangan utama dan  8 untuk tulangan sengkang. Pelat baja strip berdimensi 4 mm x 40 mm x 1040 mm. Sikadur 31 CF sebagai bahan perekat antara beton dengan pelat baja strip. Satu buah benda uji balok beton bertulang tanpa perkuatan dan tiga buah benda uji balok beton bertulang dengan perkuatan pelat baja strip. Dilakukan pengujian kuat lentur dengan beban statis pada keempat benda uji tersebut. Hasil yang diperoleh dari pengujian, kapasitas momen pada balok beton bertulang dengan perkuatan pelat baja strip mengalami peningkatan dibandingkan dengan balok beton bertulang tanpa perkuatan, berturut-turut sebesar 50,50 %; 43,70 % dan 15,80 %. Momen maksimum hasil pengujian lebih kecil daripada hasil analisis berdasarkan ACI-440. Hal tersebut terjadi karena peristiwa terlepasnya lekatan ujung-ujung pelat baja strip dari balok betonnya. Terlepasnya ujung-ujung pelat baja strip menyebabkan daerah lentur balok tidak lagi ditahan oleh pelat baja strip tersebut, sehingga beban maksimum tercapai pada saat balok beton mengalami kegagalan. Kata kunci : balok beton bertulang, perkuatan, pelat baja strip, kapasitas momen

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
    Depositing User: Admin Fakultas Teknik
    Date Deposited: 22 Jun 2016 09:43
    Last Modified: 22 Jun 2016 09:43
    URI: http://repository.unila.ac.id/id/eprint/901

    Actions (login required)

    View Item