Repository Universitas Lampung

SERAPAN, PENETRASI DAN PERMEABILITAS BETON RINGAN

ratna, widyawati SERAPAN, PENETRASI DAN PERMEABILITAS BETON RINGAN. In: Seminar Sains & Teknologi - IV Universitas Lampung, 29-30 November 2011, Hote Marcopolo Bandar Lampung.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (407Kb) | Preview

    Abstract

    Beton ringan merupakan salah satu pemecahan masalah bagi kelemahan beton sebagai material struktur, dalam hal berat jenis yang cukup besar. Pada umumnya beton ringan memiliki campuran yang sama dengan beton normal, hanya saja agregat kasar pada beton ringan harus dikurangi berat jenisnya. Salah satu agregat ringan yang digunakan sebagai pengganti agregat kasar adalah ALWA (Artificial Light Weight coarse Aggregate), yaitu agregat ringan dari hasil pembakaran lempung bekah. ALWA mempunyai berat jenis yang ringan dan porositas yang tinggi. Oleh karena itu, beton yang dihasilkan bersifat porous. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar porositas beton ringan sebagai salah satu tolak ukur durabilitas beton, pada penelitian ini dilakukan pengujian serapan, penetrasi, dan permeabilitas beton ringan. Benda uji pada penelitian ini berjumlah 27 buah, yaitu silinder dengan diameter 7,5 cm, tinggi 15 cm untuk pengujian serapan, penetrasi, dan permeabilitas berjumlah 18 buah dan silinder dengan diameter 15 cm, tinggi 30 cm berjumlah 6 buah untuk pengujian kuat tekan. Variabel yang digunakan adalah faktor air semen sebesar 0,47; 0,5 dan 0,52. Variabel lain yang digunakan adalah perendaman selama 10,5 menit dan 1x24 jam, dan pemberian tekanan air sebesar 1 kg/cm2 selama 48 jam, 3 kg/cm2 selama 24 jam, dan sebesar 7 kg/cm2 selama 24 jam. Hasil pengujian diketahui bahwa nilai serapan, penetrasi dan permeabilitas air pada beton ringan meningkat seiring dengan pertambahan nilai faktor air semen. Nilai efektif didapat pada faktor air semen sebesar 0,47 dengan nilai serapan air dan nilai koefisien permeabilitas berturut-turut sebesar 1,36 % (perendaman selama 10,5 menit), 3,04 % (perendaman selama 1x24 jam), dan 2,17032E-08 m/dt. Akan tetapi, beton ringan belum mencapai tingkat durabilitas yang tinggi meskipun beton ringan telah direncanakan dengan nilai faktor air semen yang kecil, karena nilai koefisien permeabilitas beton ringan tersebut masih cukup besar. Kata kunci: Beton ringan, Serapan, Penetrasi, Koefisien permeabilitas

    Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
    Depositing User: Admin Fakultas Teknik
    Date Deposited: 22 Jun 2016 09:43
    Last Modified: 22 Jun 2016 09:43
    URI: http://repository.unila.ac.id/id/eprint/902

    Actions (login required)

    View Item